Workflow di Jira
Ilustrasi Workflow di Jira

Advan РJira  sebagai salah satu manajemen proyek memiliki berbagai fitur bawaan yang sering digunakan terutama dalam pengembangan perangkat lunak dan IT.

Salah satu fitur kunci dalam Jira adalah kemampuannya untuk mengelola workflow. Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara mengelola workflow di Jira dengan mudah, bahkan jika kamu seorang pemula sekalipun.

Langkah-langkah Mengelola Workflow di Jira

Workflow membantu tim dalam mengatur alur kerja, memastikan setiap tugas dan isu melewati tahapan yang sesuai sebelum selesai. Berikut langkah-langkah yang dapat kamu ikuti agar proses mengelola workflow di Jira dapat berjalan dengan lancar:

1. Akses Pengaturan Workflow

Masuk ke akun Jira kamu dan buka proyek yang ingin kamu kelola workflownya. Di sisi kiri, klik menu “Project settings” atau “Pengaturan proyek”. Cari dan klik “Workflows” atau “Alur Kerja”.

2. Pilih atau Buat Workflow Baru

Kamu bisa memilih workflow yang sudah ada atau membuat yang baru. Untuk membuat workflow baru, klik tombol “Add workflow” atau “Tambah alur kerja”. Beri nama dan deskripsi untuk workflow baru tersebut.

3. Menambahkan Status

Workflow terdiri dari beberapa status yang merepresentasikan tahapan dari sebuah tugas atau isu. Klik “Add status” atau “Tambah status” untuk menambahkan status baru seperti “To Do”, “In Progress”, dan “Done”. Pastikan setiap status memiliki nama yang jelas dan sesuai dengan proses kerja tim kamu.

4. Mengatur Transisi

Transisi adalah perubahan dari satu status ke status lainnya. Klik “Add transition” atau “Tambah transisi” untuk membuat transisi antar status. Beri nama yang jelas untuk setiap transisi, seperti “Start Progress” atau “Complete Task”.

5. Menentukan Kondisi dan Validator

Kamu bisa menambahkan kondisi dan validator pada transisi untuk mengontrol siapa yang bisa mengubah status atau apa yang harus dipenuhi sebelum transisi terjadi.

Ini membantu memastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang bisa mengubah status tugas dan bahwa semua informasi yang diperlukan sudah lengkap sebelum perubahan status.

6. Menghubungkan Workflow dengan Proyek

Setelah selesai mengatur workflow, hubungkan workflow tersebut dengan proyek kamu. Kembali ke “Project settings” dan pilih “Workflow schemes”. Tambahkan workflow baru ke skema proyek yang sesuai.

7. Publikasikan Workflow

Setelah semua pengaturan selesai, klik “Publish” atau “Terbitkan” untuk menerapkan workflow pada proyek. Pastikan untuk menyimpan semua perubahan yang telah dibuat.

Mengelola workflow di Jira mungkin terkesan sulit bagi pemula, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat, kamu bisa membuat workflow yang efektif dan efisien.

Baca juga Pengertian dan Cara Membuat Epics di Jira

Dengan mengikuti panduan ini, kamu bisa memastikan bahwa setiap tugas dan isu dalam proyek kamu dikelola dengan baik, sehingga meningkatkan kinerja dan kolaborasi tim.

Setelah kamu mengenal dan menggunakan Jira untuk mengelola workflow layanan IT, kini saatnya kamu melangkah lebih jauh dengan memanfaatkan teknologi terbaru. Advan AI Gen adalah solusi AI canggih yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan IT kamu.

Mulailah mengelola workflow di Jira dengan perangkat yang canggih seperti Advan AI Gen sekarang dan rasakan perbedaannya! Selamat mencoba!***

 

Editor : Adita Febriyanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *