algoritma pencarian di Pascal

Advan– Mengimplementasikan algoritma pencarian di Pascal mungkin terdengar sulit, tapi sebenarnya cukup mudah untuk dipelajari. Jika kamu baru mulai belajar Pascal, artikel ini akan membimbingmu langkah demi langkah tentang cara membuat algoritma pencarian yang efisien. Algoritma pencarian adalah metode untuk mencari data tertentu dalam suatu struktur data, seperti array atau list. Dalam bahasa pemrograman Pascal, ada beberapa cara untuk mengimplementasikan algoritma ini.

Sebagai pemula, penting untuk memahami konsep dasar terlebih dahulu. Algoritma pencarian yang sering digunakan antara lain pencarian linier dan pencarian biner. Kedua algoritma ini memiliki cara kerja yang berbeda, dan keduanya dapat diterapkan dengan mudah di Pascal. Artikel ini akan membantu kamu memilih algoritma mana yang paling tepat sesuai kebutuhan.

Selain itu, dalam artikel ini kamu juga akan belajar bagaimana cara menulis kode dengan baik dan benar. Dengan menggunakan struktur yang jelas dan logika yang tepat, kamu bisa membuat kode yang tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga mudah dipahami dan dikembangkan. Sekarang, mari kita mulai membahas cara mengimplementasikan algoritma pencarian di Pascal dengan lebih detail.

1. Pencarian Linier Algoritma Pencarian Sederhana

Pencarian linier adalah algoritma paling dasar. Di sini, kamu akan memeriksa setiap elemen dalam array satu per satu untuk mencari elemen yang sesuai. Meskipun sederhana, pencarian linier kurang efisien jika kamu memiliki data yang sangat besar.

Untuk mengimplementasikan pencarian linier di Pascal, kamu bisa menulis kode seperti berikut:

pascal

program LinearSearch;

var

  arr: array[1..10] of Integer;

  i, search, n: Integer;

  found: Boolean;

begin

  arr[1] := 10;

  arr[2] := 25;

  arr[3] := 30;

  arr[4] := 50;

  arr[5] := 70;

  arr[6] := 85;

  arr[7] := 90;

  arr[8] := 100;

  arr[9] := 120;

  arr[10] := 150;

  Write(‘Masukkan angka yang dicari: ‘);

  ReadLn(search);

  found := False;

  for i := 1 to 10 do

  begin

    if arr[i] = search then

    begin

      found := True;

      Break;

    end;

  end;

  if found then

    WriteLn(‘Angka ditemukan di posisi ke-‘, i)

  else

    WriteLn(‘Angka tidak ditemukan’);

end.

Dalam contoh di atas, kita mencari angka yang dimasukkan oleh pengguna dalam array arr. Algoritma akan memeriksa satu per satu elemen array dan berhenti jika angka ditemukan.

2. Pencarian Biner Algoritma Pencarian Cepat untuk Data Terurut

Jika data yang kamu cari sudah terurut, pencarian biner adalah pilihan yang jauh lebih efisien dibandingkan pencarian linier. Pencarian biner bekerja dengan cara membagi data yang terurut menjadi dua bagian dan memeriksa apakah elemen yang dicari ada di bagian kiri atau kanan. Proses ini diulang sampai elemen ditemukan atau tidak ada lagi elemen yang tersisa untuk diperiksa.

Berikut adalah implementasi pencarian biner di Pascal:

pascal

program BinarySearch;

var

  arr: array[1..10] of Integer;

  low, high, mid, search: Integer;

begin

  arr[1] := 10;

  arr[2] := 20;

  arr[3] := 30;

  arr[4] := 40;

  arr[5] := 50;

  arr[6] := 60;

  arr[7] := 70;

  arr[8] := 80;

  arr[9] := 90;

  arr[10] := 100;

  Write(‘Masukkan angka yang dicari: ‘);

  ReadLn(search);

  low := 1;

  high := 10;

  mid := (low + high) div 2;

  while (low <= high) do

  begin

    if arr[mid] = search then

    begin

      WriteLn(‘Angka ditemukan di posisi ke-‘, mid);

      Break;

    end

    else if arr[mid] < search then

      low := mid + 1

    else

      high := mid – 1;

    mid := (low + high) div 2;

  end;

  if low > high then

    WriteLn(‘Angka tidak ditemukan’);

end.

Dengan pencarian biner, waktu pencarian menjadi jauh lebih cepat dibandingkan dengan pencarian linier, terutama ketika data yang kamu cari sudah terurut.

Baca Juga : Langkah Mudah dan Efektif Membuat Mind Map di Draw.io

3. Pemilihan Algoritma yang Tepat Kapan Menggunakan Pencarian Linier atau Pencarian Biner

Setiap algoritma pencarian memiliki kelebihan dan kekurangannya. Oleh karena itu, penting untuk memilih algoritma yang paling sesuai dengan kondisi data yang kamu miliki.

  • Pencarian Linier: Digunakan ketika data tidak terurut atau kamu tidak tahu apakah data terurut. Meskipun efisiensinya rendah, pencarian linier sangat fleksibel dan mudah diterapkan.
  • Pencarian Biner: Lebih efisien ketika data sudah terurut. Dengan waktu pencarian yang lebih cepat, pencarian biner cocok untuk data dalam jumlah besar.

Kamu harus memilih algoritma berdasarkan kondisi data yang ada. Jika data kamu kecil atau tidak terurut, pencarian linier bisa menjadi pilihan yang baik. Namun, jika data sudah terurut, pencarian biner akan jauh lebih efisien.

Mengimplementasikan algoritma pencarian di Pascal tidaklah sulit, terutama setelah kamu memahami cara kerja masing-masing algoritma. Pencarian linier dan pencarian biner adalah dua algoritma dasar yang dapat kamu pilih berdasarkan kondisi data. Penting untuk memahami kapan waktu yang tepat untuk menggunakan masing-masing algoritma untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Untuk kamu yang membutuhkan laptop berkinerja tinggi dalam mendukung pemrograman atau proyek teknologi lainnya, ADVAN Laptop Gaming Pixelwar dengan AMD RYZEN 5 6600H 16GB RAM dan 512GB SSD adalah pilihan yang sangat cocok. Dilengkapi dengan layar 2.5K IPS, laptop ini memberikan tampilan visual yang tajam dan jernih, ideal untuk pengembangan perangkat lunak atau bekerja dengan data besar. Selain itu, router dari ADVAN juga memberikan konektivitas yang stabil untuk kebutuhan online yang lebih lancar. Kunjungi advan.id untuk mendapatkan produk ini dan nikmati performa maksimal!***

Editor: Andik Chefasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *