Menambahkan watermark di dokumen

AdvanWatermark adalah salah satu cara efektif untuk menandai dokumen atau karya digital milik kamu, sehingga orang lain tahu siapa pemilik atau pembuatnya. Dalam banyak kasus, watermark di dokumen juga digunakan untuk melindungi karya dari plagiarisme atau penggunaan tanpa izin.

Di Swift Publisher, proses menambahkan watermark sangat mudah dan cepat. Jika kamu ingin melindungi dokumen atau membuatnya lebih profesional, fitur ini sangat membantu. Swift Publisher, software desktop publishing yang intuitif dan user-friendly, memudahkan kamu untuk membuat desain dokumen, brosur, atau bahkan katalog.

Jadi, tak heran jika banyak yang memilihnya untuk mengatur dan mendesain dokumen, termasuk menambahkan watermark  di dokumen dengan cepat. Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk menambahkan watermark di Swift Publisher.

Memulai dengan Menambahkan Watermark

Sebelum kamu mulai, pastikan dokumen yang ingin kamu beri watermark sudah siap. Setelah itu, kamu bisa langsung mengakses fitur untuk menambahkan watermark. Proses ini tidak akan memakan waktu lama, dan kamu bisa mengkustomisasi watermark sesuai kebutuhan, baik itu teks atau gambar.

Ada beberapa cara untuk membuat watermark di dokumen terlihat profesional. Yang terpenting adalah memastikan watermark tidak mengganggu isi dokumen, tapi tetap jelas sebagai tanda pengenal. Sekarang, kita akan masuk ke langkah-langkahnya.

1. Buka Dokumen di Swift Publisher

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuka dokumen yang ingin kamu beri watermark di Swift Publisher. Setelah dokumen terbuka, pastikan semua elemen desain lain sudah diatur dengan baik. Ini penting agar watermark bisa ditempatkan di lokasi yang tepat.

Jika kamu belum memiliki dokumen yang siap, kamu bisa membuatnya dari awal atau membuka template yang disediakan Swift Publisher. Setelah itu, barulah kita mulai proses menambahkan watermark.

2. Pilih Opsi untuk Menambahkan Watermark

Setelah dokumen terbuka, kamu bisa memilih opsi untuk menambahkan watermark. Klik Insert di toolbar, lalu pilih Watermark. Di sini kamu akan diberikan beberapa pilihan apakah ingin menggunakan teks atau gambar sebagai watermark.

Setelah memilih jenis watermark, kamu bisa menyesuaikan tampilannya. Misalnya, jika kamu memilih gambar, pastikan gambar memiliki transparansi yang cukup agar tidak terlalu mencolok. Sedangkan untuk teks, kamu bisa menyesuaikan font, ukuran, dan warnanya.

3. Atur Posisi dan Ukuran Watermark

Setelah memilih jenis watermark, langkah selanjutnya adalah mengatur posisi dan ukurannya. Watermark sebaiknya diletakkan di bagian tengah atau sudut halaman agar tidak mengganggu konten utama dokumen.

Gunakan fitur drag-and-drop untuk menempatkan watermark dengan mudah. Jika ukuran watermark terlalu besar atau kecil, kamu bisa menyesuaikannya dengan menggunakan kontrol di sisi watermark. Cobalah berbagai posisi untuk melihat mana yang paling sesuai dengan layout dokumen kamu.

Baca Juga: Cara Menghasilkan Efek Bayangan pada Teks di Swift Publisher

4. Mengatur Transparansi Watermark

Agar watermark tidak terlalu mencolok dan tetap terlihat profesional, penting untuk mengatur transparansinya. Kamu bisa menemukan opsi transparansi di menu pengaturan watermark. Atur transparansi sesuai dengan tingkat visibilitas yang kamu inginkan.

Transparansi yang pas akan membuat watermark tetap terlihat tanpa mengganggu konten di bawahnya. Ini penting, terutama jika kamu menggunakan dokumen untuk presentasi atau distribusi publik.

5. Menyimpan dan Mengunci Watermark

Setelah selesai mengatur watermark, pastikan kamu menyimpan dokumen. Selain itu, jika watermark digunakan untuk dokumen resmi atau penting, kamu bisa mengunci posisi watermark agar tidak bisa diubah oleh orang lain. Caranya adalah dengan memilih opsi Lock Layer di menu layer.

Dengan mengunci layer, watermark akan tetap di tempatnya meskipun kamu melakukan perubahan lain pada dokumen. Ini sangat berguna jika kamu berencana untuk mendistribusikan dokumen ke banyak orang atau klien.

Menjaga Kualitas Dokumen dengan Watermark

Watermark memberikan kesan profesional dan perlindungan ekstra pada dokumen yang kamu buat. Pastikan watermark yang kamu pilih tidak mengganggu keseluruhan desain dan isi dokumen, namun tetap mudah terlihat oleh pembaca.

Menambahkan watermark di dokumen menggunakan Swift Publisher sangatlah mudah. Dengan beberapa langkah sederhana, kamu bisa melindungi dokumen kamu dari penggunaan yang tidak diinginkan dan memberikan sentuhan profesional pada desain. Jangan lupa untuk menyesuaikan transparansi dan ukuran watermark agar tidak mengganggu konten.

Untuk mendukung aktivitas desain dan pengeditan dokumen, kamu bisa menggunakan Laptop Advan AI Gen. Laptop ini hadir dengan prosesor cepat dan RAM besar, yang akan memudahkan kamu menjalankan berbagai software desain, termasuk Swift Publisher.

Desainnya yang ringan dan daya tahan baterai yang lama membuat Advan AI Gen cocok untuk kamu yang sering bekerja di mana saja. Dengan performa yang andal, kamu bisa bekerja lebih produktif dan efisien.***

 

Editor: Mahfida Ustadhatul Umma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *