Advan – Apex Legends menawarkan pengalaman bermain yang cepat dan penuh aksi, dan banyak pemain lebih nyaman menggunakan controller dibandingkan dengan keyboard dan mouse. Penggunaan controller memberikan kontrol yang lebih nyaman untuk gerakan, aiming, dan kemampuan khusus. Bagi pemain yang terbiasa bermain di konsol, beralih ke controller saat bermain di PC atau platform lainnya bisa meningkatkan kenyamanan. Namun, menggunakan controller di Apex Legends memerlukan beberapa penyesuaian. Kontroler menawarkan kelebihan dalam hal kenyamanan, tetapi kamu perlu memastikan bahwa pengaturan sensitivitas, deadzone, dan tombol sudah diatur dengan tepat. Jika pengaturan kurang optimal, kamu mungkin kesulitan menjaga akurasi tembakan dan kecepatan reaksi.
Untuk membantu kamu menggunakan controller di Apex Legends, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diterapkan:
1. Sesuaikan Sensitivitas Aiming
Pengaturan sensitivitas adalah salah satu faktor terpenting saat menggunakan controller. Sensitivitas yang terlalu rendah akan memperlambat gerakan aiming, sementara sensitivitas yang terlalu tinggi bisa membuat aiming tidak stabil. Cobalah bereksperimen dengan sensitivitas aiming di menu pengaturan untuk menemukan titik yang paling nyaman bagi kamu.
Dengan sensitivitas yang tepat, kamu bisa mengarahkan senjata dengan lebih presisi dan menjaga kecepatan reaksi saat bertarung. Latihan berulang di berbagai mode permainan juga membantu kamu mengasah feeling dalam menyesuaikan sensitivitas ini. Hal ini sangat penting untuk menghindari kehilangan target, terutama dalam pertempuran jarak jauh.
2. Gunakan Deadzone yang Sesuai
Deadzone adalah area pada analog stick di mana gerakan kecil tidak terdeteksi. Jika deadzone terlalu besar, kamu harus menggerakkan analog lebih jauh untuk menggerakkan karakter, tetapi jika terlalu kecil, aiming bisa terasa terlalu responsif. Sesuaikan deadzone dengan preferensi kamu untuk mendapatkan kontrol yang lebih halus.
Dengan deadzone yang optimal, kamu bisa mengurangi drift pada controller dan memastikan pergerakan tetap akurat tanpa mengorbankan responsivitas. Selain itu, cobalah melakukan penyesuaian deadzone secara bertahap untuk menemukan titik seimbang yang paling cocok. Hasil akhirnya, kamu akan memiliki kendali yang lebih baik saat bergerak atau menembak musuh.
3. Atur Pengaturan Tombol Sesuai Gaya Bermain
Apex Legends memungkinkan kamu mengatur ulang tombol sesuai dengan gaya bermain. Jika kamu merasa pengaturan default tidak nyaman, coba kustomisasi tata letak tombol untuk kemampuan, aiming, dan pergerakan. Mengatur ulang tombol bisa membuat kamu lebih cepat mengakses skill atau senjata yang sering digunakan.
Dengan pengaturan tombol yang nyaman, kamu bisa lebih efisien dalam bertindak di medan pertempuran tanpa harus mengubah posisi jari terlalu sering. Ini juga membantu kamu tetap fokus pada permainan tanpa kehilangan ritme pergerakan. Pengaturan tombol yang tepat membuat eksekusi skill menjadi lebih mulus.
4. Manfaatkan Aim Assist
Apex Legends menyediakan fitur aim assist saat menggunakan controller, yang membantu mengunci target ketika berada dekat dengan musuh. Aim assist sangat membantu dalam menjaga akurasi tembakan, terutama di pertempuran jarak dekat. Pastikan untuk memanfaatkan aim assist ini saat berhadapan dengan lawan.
Aim assist membantu kamu mendapatkan kill lebih mudah tanpa harus khawatir tentang kontrol yang kurang responsif seperti di keyboard dan mouse. Jika kamu baru mengenal controller, aim assist bisa membantu mempercepat adaptasi. Dengan latihan, kamu akan lebih terbiasa dan semakin tajam dalam membidik musuh.
Baca Juga: Coba Terapkan! Tips dan Trik Bermain Apex Legends di Turnamen
5. Gunakan Modus Tap Strafing Secara Efektif
Meskipun controller tidak memiliki fleksibilitas tap strafing seperti di keyboard dan mouse, kamu tetap bisa melakukan beberapa trik manuver cepat. Tap strafing menggunakan controller membutuhkan kombinasi gerakan analog dan tombol lompat, memungkinkan kamu bergerak cepat untuk menghindari tembakan. Ini akan membingungkan lawan dan membuat kamu lebih sulit untuk dikenai.
Dengan latihan, kamu bisa menguasai tap strafing menggunakan controller, memberi kamu keunggulan dalam mobilitas dan pertahanan. Selain itu, tap strafing juga sangat berguna saat kamu berhadapan dengan musuh di ruang terbuka. Penguasaan teknik ini akan membuat kamu lebih unggul dalam situasi satu lawan satu.
6. Latihan di Firing Range
Sebelum terjun ke pertandingan sesungguhnya, luangkan waktu untuk berlatih di Firing Range. Di sini, kamu bisa menguji sensitivitas, aim assist, dan pengaturan tombol yang telah diatur. Coba berlatih melawan dummy untuk meningkatkan ketepatan dan responsivitas controller.
Latihan rutin di Firing Range akan membantu kamu menyesuaikan diri dengan controller dan meningkatkan kemampuan menembak di medan perang yang sebenarnya. Ini juga bisa menjadi tempat yang bagus untuk bereksperimen dengan berbagai pengaturan dan menemukan kombinasi terbaik.
7. Periksa Koneksi Controller Secara Berkala
Pastikan koneksi antara controller dan perangkat selalu dalam kondisi stabil. Jika kamu menggunakan koneksi nirkabel, periksa baterai dan pastikan tidak ada gangguan sinyal. Jika koneksi tidak stabil, sebaiknya gunakan kabel USB untuk memastikan permainan berjalan tanpa kendala.
Dengan koneksi yang stabil, kamu bisa bermain tanpa khawatir tentang input lag atau masalah respons. Koneksi yang lancar akan membantu menjaga pengalaman bermain tetap menyenangkan dan bebas dari gangguan teknis.
Menggunakan controller di Apex Legends memberikan kenyamanan lebih dalam mengontrol gerakan dan aiming, terutama jika kamu terbiasa bermain di konsol. Dengan mengatur sensitivitas, deadzone, dan memanfaatkan aim assist, kamu bisa meningkatkan performa di setiap pertempuran.
Jika kamu mencari laptop yang tangguh untuk gaming, Advan WorkPlus adalah pilihan yang tepat. Dengan performa tinggi dan kemampuan grafis yang mumpuni, laptop ini siap mendukung kamu bermain game seperti Apex Legends tanpa masalah lag. Dengan fitur multitasking yang kuat, Advan WorkPlus juga membantu kamu tetap produktif, baik saat bermain atau bekerja.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma