DHCP Server Mikrotik

Advan – Menghadapi masalah pada DHCP Server Mikrotik bisa menjadi tantangan, terutama jika jaringan kamu bergantung pada distribusi IP yang stabil. Ketika DHCP Server tidak berfungsi dengan baik, perangkat di jaringan bisa mengalami masalah seperti tidak mendapatkan IP, koneksi lambat, atau bahkan terputus.

Namun, jangan khawatir! Sebagai admin jaringan yang cerdas, kamu bisa mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah ini dengan beberapa langkah praktis. Yuk, kita bahas solusi untuk permasalahan DHCP Server Mikrotik yang sering muncul agar jaringan kamu kembali normal tanpa hambatan.

Mengatasi Masalah Umum pada DHCP Server Mikrotik

Sebelum masuk ke solusi, penting untuk memahami masalah umum yang sering muncul pada DHCP Server Mikrotik. Masalah seperti perangkat tidak mendapat IP, konflik IP, atau pengaturan yang salah bisa disebabkan oleh beberapa hal. Memahami sumber permasalahan ini akan memudahkan kamu menentukan langkah yang tepat untuk mengatasinya.

Setiap masalah memiliki ciri khusus yang bisa kamu deteksi. Misalnya, jika ada perangkat yang tidak mendapatkan IP, ini bisa jadi karena pool IP yang habis. Yuk, simak lima solusi utama berikut agar DHCP Server Mikrotik kamu kembali optimal!

1. Memastikan DHCP Server Sudah Aktif

Hal pertama yang harus kamu cek adalah status DHCP Server di Mikrotik. Kadang, server ini secara tidak sengaja dinonaktifkan atau gagal start saat router reboot.

Cek di menu IP > DHCP Server untuk memastikan status server. Jika server terlihat disable, kamu bisa mengaktifkannya kembali dengan klik Enable. Pastikan juga interface yang dipilih sesuai dengan jaringan yang kamu gunakan. Langkah kecil ini sering kali menjadi kunci untuk mengatasi masalah awal.

2. Memeriksa Pool IP Address

Pool IP yang habis sering kali menjadi penyebab perangkat tidak mendapat IP. DHCP Server bekerja dengan mendistribusikan IP dari pool yang tersedia, dan jika pool ini penuh, perangkat baru tidak akan mendapatkan IP.

Kamu bisa mengecek ini di menu IP > Pool. Pastikan jumlah IP yang tersedia mencukupi kebutuhan perangkat. Jika pool terlalu kecil, tambahkan range IP baru untuk memperluas alokasi IP di jaringan kamu.

3. Mengecek Konflik IP Address

Konflik IP bisa terjadi jika ada dua perangkat yang menggunakan IP yang sama. Hal ini menyebabkan salah satu perangkat kehilangan koneksi jaringan.

Untuk mengatasinya, pastikan fitur Add ARP For Leases aktif di pengaturan DHCP Server. Fitur ini memastikan setiap IP yang dialokasikan tidak digunakan oleh perangkat lain. Selain itu, kamu bisa melakukan ping sweep untuk menemukan perangkat yang bermasalah.

Baca Juga: Manfaat Menggunakan DHCP Server di Mikrotik untuk Administrasi Jaringan

4. Menyesuaikan Lease Time DHCP

Lease time yang terlalu pendek dapat menyebabkan perangkat harus terus-menerus meminta IP baru, yang bisa mengganggu stabilitas jaringan. Sebaliknya, lease time terlalu panjang bisa membuat pool IP cepat habis.

Di menu IP > DHCP Server > Leases, kamu bisa menyesuaikan lease time sesuai kebutuhan jaringan. Sebagai rekomendasi, gunakan lease time sekitar 24 jam untuk jaringan yang stabil.

5. Memeriksa Firewall dan NAT Rules

Firewall atau NAT rules yang salah konfigurasi dapat menghambat distribusi IP dari DHCP Server. Jika perangkat tidak mendapatkan IP atau koneksi terhambat, ini bisa menjadi penyebab utamanya.

Cek pengaturan di menu IP > Firewall > NAT, pastikan tidak ada rule yang memblokir DHCP Server. Jika perlu, tambahkan exception rules untuk memastikan DHCP Server bekerja tanpa gangguan.

Troubleshooting DHCP Server Mikrotik memang membutuhkan ketelitian, tetapi dengan langkah yang tepat, masalah ini bisa diatasi dengan mudah. Mulai dari memastikan server aktif, mengecek pool IP, hingga memeriksa firewall, semua solusi di atas bisa kamu terapkan sesuai kebutuhan jaringan kamu.

Jika kamu sering berpindah tempat untuk mengelola jaringan, Advan iPocket MiFi bisa menjadi solusi sempurna untuk kebutuhan internet kamu. Dengan fleksibilitas menggunakan berbagai operator, desain yang portabel, dan baterai tahan lama, perangkat ini mendukung mobilitas tinggi. Jadi, tetap terkoneksi di mana saja dan kapan saja dengan perangkat yang canggih seperti Advan iPocket MiFi!***

 

Editor: Mahfida Ustadhatul Umma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *