.PadaAdvan – Diagram Aliran Data (DFD) merupakan alat penting dalam perancangan sistem untuk menggambarkan aliran data di dalam suatu sistem informasi. Biasanya, DFD untuk memetakan bagaimana data bergerak dari satu entitas ke entitas lainnya, serta bagaimana memproses data pada setiap tahap.
Perlu diketahui, antara DFD Level 0 dan DFD Level 1 memberikan gambaran yang berbeda terkait proses dalam sistem yang sedang dianalisis. DFD Level 0 memberikan pandangan umum, sedangkan DFD Level 1 masuk lebih dalam, menggambarkan proses secara lebih terperinci. Keduanya memiliki peran masing-masing yang saling melengkapi dalam memodelkan sistem.
Untuk itu, mari kita bahas perbedaan antara Diagram Aliran Data (DFD) Level 0 dan Level 1 serta apa saja yang perlu kamu perhatikan dalam pembuatan diagram tersebut:
Perbedaan Antara Diagram Aliran Data (DFD) Level 0 dan Level 1
1.Diagram Aliran Data (DFD) Level 0: Gambaran Umum Sistem
DFD Level 0 adalah diagram paling dasar yang menggambarkan seluruh sistem dalam satu lingkup besar. Di level ini, sistem hanya digambarkan sebagai satu proses utama tanpa detail yang mendalam. DFD Level 0 membantu kamu melihat bagaimana sistem berinteraksi dengan entitas eksternal seperti pengguna atau sistem lain.
Untuk itu pada diagram ini, kamu akan melihat aliran data yang masuk dan keluar dari sistem, serta bagaimana sistem itu sendiri mengolah data tersebut. Hanya ada satu proses yang menggambarkan keseluruhan sistem tanpa memecahnya menjadi subproses lebih lanjut.
2. Diagram Aliran Data (DFD) Level 1: Memecah Proses Utama
DFD Level 1 adalah pengembangan dari DFD Level 0 yang lebih rinci. Di level ini, satu proses besar dari Level 0 dipecah menjadi beberapa subproses kecil yang lebih mudah dipahami. Setiap subproses akan menggambarkan bagaimana data diproses lebih lanjut.
Dengan level ini, kamu bisa melihat hubungan antarproses secara lebih jelas, bagaimana data berpindah di antara subproses, dan bagaimana masing-masing bagian dalam sistem bekerja secara berpisah namun saling terkait. Diagram ini memberikan gambaran yang lebih detail dan operasional.
3. Tingkat Rincian yang Diberikan
Level 0 hanya memberikan gambaran umum dari keseluruhan sistem, sementara DFD Level 1 mengungkapkan lebih banyak rincian tentang proses internal yang ada pada dalam sistem. Hal ini sangat berguna untuk memahami komponen-komponen sistem secara lebih mendalam dan mengetahui di mana aliran data terjadi.
Jika kamu ingin merancang sistem yang lebih kompleks, DFD Level 1 akan sangat membantu karena memberikan detail lebih lanjut mengenai bagaimana setiap elemen dalam sistem berinteraksi. Sementara itu, Level 0 cocok digunakan untuk memberikan gambaran awal mengenai sistem secara keseluruhan.
Baca juga 7 Cara Membuat Diagram Proses Bisnis Menggunakan Visio
4. Keterlibatan Entitas Eksternal
Di DFD Level 0, entitas eksternal lebih dominan karena berfungsi untuk menggambarkan bagaimana sistem berinteraksi dengan pihak luar, seperti pengguna atau aplikasi lain. Di sini, entitas eksternal akan mengirimkan input ke sistem dan menerima output dari sistem.
Sedangkan pada DFD Level 1, entitas eksternal masih ada, tetapi fokusnya lebih pada proses internal yang ada di dalam sistem. Dengan ini kamu akan melihat bagaimana data dari entitas eksternal diproses dan dipindahkan antarproses yang lebih kecil.
5. Penggunaan dalam Sistem yang Lebih Kompleks
Diagram Aliran Data Level 0 biasanya digunakan untuk sistem yang lebih sederhana, sedangkan DFD Level 1 lebih cocok untuk sistem yang lebih kompleks. Jika kamu sedang merancang sistem yang besar, DFD Level 1 adalah pilihan yang lebih baik karena dapat memetakan setiap aliran data dan proses dengan lebih rinci.
Kamu bisa menggunakan DFD Level 0 sebagai gambaran umum dan melanjutkan dengan DFD Level 1 untuk menggali lebih dalam detail dan interaksi antarproses dalam sistem.
Memahami Manfaat Membedakan Diagram Aliran Data (DFD) Level 0 dan Level 1
Membedakan DFD Level 0 dan Level 1 sangat penting dalam pengembangan sistem yang efisien dan mudah dipahami. Level 0 memberikan gambaran sistem secara keseluruhan dan berguna untuk mengenalkan sistem pada orang lain. Sementara itu, Level 1 memberikan rincian lebih dalam, yang membantu pengembang dan analis sistem dalam pemahaman bagaimana bagian-bagian sistem bekerja secara lebih rinci.
Dengan memahami kedua level ini, kamu bisa merancang sistem yang lebih komprehensif, terstruktur, dan mudah dikelola. Setiap level memiliki fungsinya masing-masing yang saling melengkapi dalam merancang sistem yang baik.
Selanjutnya perbedaan utama antara kedua level tersebut terletak pada tingkat kedalaman dan detail yang disajikan. Level 0 memberikan gambaran umum sistem. Sementara untuk Level 1 menjelaskan rincian lebih lanjut mengenai proses internal yang terjadi di dalam sistem. Dengan menggunakan kedua level ini secara efektif, kamu dapat merancang sistem yang lebih efisien dan mudah dipahami.
Untuk membantu kamu dalam menggambar dan membuat DFD dengan mudah, kamu bisa memanfaatkan Advan Laptop 360 Stylus 2in1 Touchscreen. Laptop ini lengkap dengan komponen unggulan seperti prosesor Intel Core i5 dan RAM 8GB. Komponen yang memastikan performa cepat dalam menjalankan aplikasi desain dan diagram seperti Microsoft Visio. Layar touchscreen 2-in-1 memungkinkan kamu untuk membuat diagram secara langsung dengan sentuhan, memberikan kemudahan saat bekerja pada proyek-proyek perancangan sistem yang kompleks.***
Editor : Adita Febriyanti