Advan – RAID (Redundant Array of Independent Disks) adalah sistem penyimpanan data yang sering digunakan untuk menjaga keandalan dan performa. Namun, kegagalan pada RAID tetap bisa terjadi, seperti akibat kerusakan fisik, konfigurasi yang salah, atau gangguan sistem.
Ketika RAID gagal, kamu mungkin berpikir data sudah hilang selamanya. Namun, dengan perangkat lunak seperti Get Data Back, kamu dapat memulihkan file penting dengan mudah. Artikel ini akan memandu kamu langkah demi langkah memulihkan data dari RAID yang gagal.
1. Mengenal Kegagalan RAID dan Solusinya
Kegagalan RAID dapat terjadi pada berbagai level (RAID 0, RAID 1, RAID 5, dsb.). Penyebab umum termasuk:
- Disk fisik yang rusak.
- Gangguan daya yang menyebabkan array tidak sinkron.
- Kesalahan manusia dalam pengelolaan RAID.
Solusi: Get Data Back adalah alat pemulihan data yang dirancang khusus untuk menangani kerusakan RAID dengan antarmuka sederhana.
2. Langkah-Langkah Memulihkan Data dari RAID yang Gagal
Memulihkan data dari RAID yang gagal bisa menjadi tantangan besar, namun dengan pendekatan yang tepat, data yang hilang atau rusak masih bisa diselamatkan. Pada sub judul ini, akan dibahas langkah-langkah yang dapat diambil untuk memulihkan data dari RAID yang mengalami kerusakan, dengan meminimalisir risiko kehilangan informasi penting.
a. Persiapkan Perangkat dan Perangkat Lunak
- Siapkan komputer dengan spesifikasi mumpuni.
- Unduh dan instal Get Data Back dari situs resminya.
- Pastikan disk RAID yang gagal terhubung ke komputer kamu.
b. Analisis Status RAID
- Buka Disk Management di Windows untuk melihat apakah disk RAID terdeteksi.
- Catat konfigurasi RAID, seperti jumlah disk dan kapasitasnya.
c. Gunakan Get Data Back untuk Pemulihan
Jalankan Get Data Back
- Buka aplikasi dan pilih opsi RAID Recovery.
- Pilih disk yang tergabung dalam RAID yang gagal.
Rekonstruksi RAID Secara Virtual
- Masukkan konfigurasi RAID sesuai catatan sebelumnya (level RAID, urutan disk, dll.).
- Jika tidak yakin, gunakan fitur automatic RAID detection.
Lakukan Pemindaian Data
- Klik Scan untuk memulai proses pemindaian.
- Tunggu hingga aplikasi menemukan file yang dapat dipulihkan.
Simpan File yang Ditemukan
- Pilih file yang ingin kamu pulihkan.
- Simpan file tersebut di drive eksternal atau lokasi lain yang aman.
d. Periksa Data yang Dipulihkan
- Pastikan file yang dipulihkan tidak rusak.
- Jika ada file yang masih tidak bisa dibuka, ulangi proses pemulihan dengan konfigurasi RAID yang berbeda.
Baca Juga: Cara Praktis Backup Data di Zoho Books – Advan.id | Blog
3. Tips Mencegah Kegagalan RAID di Masa Depan
- Rutin memeriksa kesehatan disk menggunakan perangkat lunak pemantauan.
- Selalu buat cadangan data di lokasi terpisah.
- Gunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) untuk melindungi sistem dari gangguan daya.
Memulihkan data dari RAID yang gagal memang membutuhkan ketelitian. Dengan perangkat lunak seperti Get Data Back, kamu dapat memulihkan file tanpa bantuan profesional. Pastikan untuk selalu menjaga konfigurasi RAID dan melakukan backup secara berkala untuk mencegah kehilangan data di masa depan.
Rekomendasi Laptop dan Router untuk Pemulihan RAID
Untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar, kamu membutuhkan laptop yang kuat. Laptop dari Advan sangat cocok untuk kebutuhan ini, terutama model dengan prosesor cepat dan kapasitas penyimpanan besar. Laptop dengan SSD dan RAM minimal 16GB akan mempercepat proses analisis dan pemindaian RAID.
Agar pengunduhan perangkat lunak atau transfer data ke cloud berjalan tanpa hambatan, gunakan router berkualitas dari Advan. Router ini menawarkan koneksi yang stabil dan cepat, membantu memastikan semua data dapat diakses dan diproses dengan aman. Kombinasi perangkat ini akan membuat pekerjaan pemulihan data lebih efisien dan andal!***
Editor: Andik Chefasa