Melakukan Analisis Conjoint
Ilustrasi Riset Pemasar

Advan – Dalam riset pemasaran, memahami preferensi pelanggan adalah kunci untuk menciptakan produk atau layanan yang benar-benar diminati pasar. Salah satu metode analisis yang populer adalah analisis conjoint, yang dirancang untuk membantu kamu memahami faktor-faktor utama yang memengaruhi keputusan pelanggan. Dengan menggunakan metode ini, kamu bisa mendapatkan wawasan tentang atribut produk mana yang memiliki daya tarik terbesar bagi konsumen.

Namun, menjalankan analisis conjoint secara manual tentu memakan waktu dan membutuhkan keahlian khusus. Di sinilah JMP hadir sebagai solusi. JMP adalah software statistik yang menyediakan alat-alat canggih namun mudah digunakan untuk analisis conjoint. Dengan bantuan JMP, kamu bisa mengolah data, menganalisis, hingga menyusun laporan dengan lebih cepat dan akurat.

Jika kamu baru mengenal JMP atau analisis conjoint, jangan khawatir. Prosesnya cukup sederhana dan sistematis. Berikut adalah langkah-langkah penting yang bisa kamu ikuti untuk memanfaatkan fitur analisis conjoint di JMP dengan optimal:

1. Menyiapkan Dataset untuk Analisis 

Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah memastikan dataset yang akan digunakan sudah siap. Dataset ini biasanya mencakup atribut produk, level dari masing-masing atribut, serta preferensi pelanggan. Contohnya, untuk produk smartphone, atributnya bisa berupa harga, ukuran layar, dan kapasitas baterai.

Sebelum mengimpor data ke dalam JMP, periksa kembali apakah semua kolom dalam dataset memiliki label yang jelas. Data yang terorganisir akan mempermudah proses analisis dan mengurangi risiko kesalahan.

2. Mengakses Fitur Analisis Conjoint 

Setelah data siap, langkah selanjutnya adalah membuka fitur analisis conjoint di JMP. Kamu bisa menemukan fitur ini di bagian analisis statistik. JMP dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna, sehingga proses pencarian fitur menjadi lebih cepat dan intuitif.

Setelah fitur terbuka, pilih dataset yang sudah diimpor sebelumnya dan tentukan variabel yang akan dianalisis. Proses ini menjadi langkah dasar untuk memulai analisis conjoint.

Baca juga Cara Menggunakan JMP untuk Segmentasi Pasar dengan Analisis Klaster

3. Memasukkan Atribut dan Level 

Langkah berikutnya adalah memasukkan atribut dan level produk yang akan dianalisis. Atribut adalah karakteristik produk, sedangkan level adalah nilai spesifik dari atribut tersebut. Contohnya, untuk atribut harga, levelnya bisa berupa “murah,” “sedang,” dan “mahal.”

JMP akan memproses atribut dan level ini untuk menghitung nilai utilitas dari setiap komponen. Hasilnya akan membantu kamu memahami kontribusi masing-masing atribut terhadap preferensi pelanggan.

4. Menganalisis dan Menginterpretasikan Output 

Setelah memasukkan atribut dan level, JMP akan menghasilkan output berupa tabel dan grafik. Hasil analisis ini mencakup nilai utilitas dan pentingnya setiap atribut. Nilai utilitas menunjukkan seberapa besar kontribusi suatu atribut terhadap preferensi pelanggan, sedangkan pentingnya atribut membantu kamu memprioritaskan elemen mana yang harus difokuskan dalam strategi pemasaran.

Grafik yang disediakan JMP sangat membantu dalam visualisasi data. Dengan grafik tersebut, kamu bisa menyampaikan hasil analisis kepada tim atau klien dengan lebih jelas dan menarik.

5. Menyusun Strategi Berdasarkan Temuan 

Tahap terakhir adalah menerjemahkan hasil analisis ke dalam strategi pemasaran yang efektif. Fokuskan upaya pada atribut dengan nilai utilitas tertinggi, karena itulah yang paling dihargai oleh pelanggan. Misalnya, jika pelanggan sangat memperhatikan harga, strategi promosi bisa difokuskan pada potongan harga atau paket bundling.

Dengan memanfaatkan hasil analisis conjoint dari JMP, kamu bisa menciptakan produk atau layanan yang lebih sesuai dengan preferensi pelanggan. Hal ini tentunya akan meningkatkan daya saing bisnis di pasar.

Analisis conjoint menggunakan JMP memberikan solusi efektif untuk memahami preferensi pelanggan dalam riset pemasaran. Dari mempersiapkan dataset hingga menyusun strategi berdasarkan hasil analisis, semua langkah bisa dilakukan dengan mudah menggunakan alat canggih yang disediakan JMP. Dengan pemahaman mendalam tentang preferensi pelanggan, kamu dapat mengambil keputusan yang lebih tepat untuk meningkatkan daya tarik produk di pasar.

Untuk mendukung proses analisis yang membutuhkan performa tinggi, kamu memerlukan perangkat andal seperti Advan Laptop Workplus. Laptop ini dirancang dengan prosesor cepat, kapasitas penyimpanan besar, dan layar berkualitas tinggi, sehingga ideal untuk bekerja dengan dataset besar dan menjalankan analisis statistik secara efisien. Advan Laptop Workplus juga memiliki desain yang portabel, memudahkan kamu bekerja di mana saja. Dengan perangkat ini, semua kebutuhan riset dan analisis data kamu dapat terpenuhi tanpa hambatan.***

 

Editor : Adita Febriyanti

Arfin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *