Advan – Belajar coding memang menyenangkan, apalagi jika kamu bisa langsung melihat hasil kodingan kamu menggerakkan sebuah robot! Di era digital ini, belajar coding bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah, salah satunya menggunakan VEXcode. VEXcode adalah platform yang menggunakan sistem coding berbasis blok, yang sangat cocok untuk pemula, khususnya siswa sekolah. Dengan VEXcode, kamu tidak hanya belajar logika pemrograman, tetapi juga bagaimana menciptakan perintah untuk mengontrol robot secara langsung.
Bagi kamu yang baru mengenal coding atau pemrograman, VEXcode memberikan kesempatan belajar yang interaktif dan menyenangkan. Kamu bisa memilih kode blok yang sesuai, menyusunnya seperti puzzle, lalu melihat robot bergerak sesuai arahan. Dengan pendekatan visual ini, kamu akan lebih mudah memahami alur coding tanpa harus pusing menulis kode yang rumit. Ini adalah cara yang cocok untuk mulai belajar dasar-dasar coding sambil bermain!
Agar kamu bisa memulai dengan baik, artikel ini akan memberikan panduan dasar coding blok di VEXcode. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, kamu akan mendapatkan pemahaman dasar tentang cara kerja coding blok di VEXcode dan bagaimana menggunakannya untuk menciptakan program sederhana untuk membuat robot:
Memahami Antarmuka VEXcode
Pertama-tama, kamu perlu mengenal tampilan antarmuka VEXcode. Saat membuka VEXcode, kamu akan melihat area besar di tengah layar yang merupakan workspace tempat kamu menyusun blok-blok kode. Di sebelah kiri, terdapat kategori blok seperti “Motion,” “Control,” dan “Events” yang menyimpan berbagai jenis blok. Workspace inilah tempat kamu akan membangun program robot kamu, dengan menarik dan menempelkan blok sesuai urutan yang diinginkan.
Selain itu, bagian atas layar biasanya berisi menu dan toolbar yang memudahkan kamu dalam mengakses berbagai fitur. Mengenal setiap bagian antarmuka ini akan membantu kamu lebih cepat dalam menyusun kode dan menavigasi program. Jangan ragu untuk menjelajahi setiap menu untuk memahami fungsinya masing-masing.
2. Mengenal Blok Dasar
Setelah memahami antarmuka, langkah berikutnya adalah mengenal blok-blok dasar yang sering digunakan dalam VEXcode. Blok “Motion” berfungsi untuk mengatur gerakan dasar robot, seperti maju, mundur, belok kiri, atau belok kanan. Kamu bisa mulai dengan menyusun beberapa blok “Motion” untuk menggerakkan robot ke arah tertentu. Blok “Control” berisi perintah-perintah logika, seperti “repeat” untuk mengulangi instruksi atau “if” untuk memberi perintah khusus berdasarkan kondisi tertentu.
Dengan memahami fungsi masing-masing blok, kamu bisa mulai menyusun program yang lebih kompleks. Misalnya, menggabungkan blok “Motion” dengan blok “Control” untuk membuat robot bergerak secara berulang atau merespons kondisi tertentu. Latihan menyusun berbagai kombinasi blok akan memperkuat pemahamanmu tentang logika pemrograman.
3. Menggunakan Blok “Events”
Selanjutnya, kamu akan belajar bagaimana menggunakan blok “Events” untuk memberikan perintah berdasarkan suatu kejadian tertentu. Misalnya, kamu bisa menggunakan blok “When Started” agar program dimulai saat kamu menekan tombol start. Blok ini sangat penting karena setiap program VEXcode memerlukan satu blok “When Started” sebagai titik awal. Selain itu, jika kamu ingin robot berhenti saat mencapai kondisi tertentu, blok “Events” ini sangat membantu untuk mengatur logika pengendalian robot sesuai kebutuhan kamu.
Dengan memanfaatkan blok “Events“, kamu bisa membuat program yang lebih responsif dan interaktif. Misalnya, kamu bisa membuat robot berhenti secara otomatis ketika sensor mendeteksi objek di depannya. Hal ini tidak hanya membuat program kamu lebih fungsional tetapi juga mengajarkan kamu bagaimana mengintegrasikan logika ke dalam program.
4. Menguji Coba Program
Setelah menyusun blok-blok dasar dan menambahkan logika, langkah selanjutnya adalah menguji coba program yang kamu buat. Di VEXcode, kamu bisa langsung menghubungkan komputer atau tablet ke robot menggunakan kabel atau Bluetooth, lalu menjalankan program tersebut. Melakukan uji coba secara langsung ini penting untuk memastikan bahwa setiap blok berfungsi dengan benar.
Jika terjadi kesalahan, jangan takut untuk memperbaikinya. Cobalah meninjau ulang urutan blok atau menambahkan blok logika untuk memecahkan masalah yang muncul. Proses ini akan membantu kamu memahami bagaimana setiap blok bekerja dan bagaimana mereka saling berinteraksi dalam program.
5. Menambahkan Blok “Looks”
Blok “Looks” juga bisa menjadi tambahan menarik untuk program kamu. Blok ini memungkinkan robot menampilkan pesan tertentu, seperti mengeluarkan suara atau menyalakan lampu. Dengan ini, kamu bisa menambah interaksi pada robot milik kamu, misalnya membuat lampu menyala saat robot berbelok atau mengeluarkan suara saat mencapai tujuan. Fitur tambahan ini membuat program terlihat lebih interaktif dan menarik untuk dipresentasikan.
Menambahkan elemen visual atau audio pada robot tidak hanya membuat program kamu menjadi lebih menarik tetapi juga membantu dalam memahami bagaimana berbagai blok dapat berfungsi bersama. Ini adalah langkah yang bagus untuk membuat programmu lebih kompleks dan dinamis.
6. Membuat Program yang Lebih Kompleks
Jika kamu sudah memahami blok-blok dasar, cobalah membuat program yang lebih kompleks. Misalnya, buatlah robot mengikuti jalur tertentu atau bereaksi terhadap objek di depannya menggunakan sensor. VEXcode mendukung penggunaan sensor, yang memungkinkan robot mendeteksi rintangan dan berbelok secara otomatis. Dengan menyusun blok-blok yang mengaktifkan sensor ini, kamu bisa menciptakan program yang lebih canggih dan dinamis.
Selain itu, kamu bisa mengeksplorasi blok-blok tambahan seperti “Variables” untuk menyimpan nilai sementara atau “Functions” untuk mengorganisir kode yang sering digunakan. Dengan memperluas penggunaan blok, kamu dapat membuat program yang lebih efisien dan mudah dikelola.
Mempelajari coding dengan VEXcode sangat cocok bagi siswa yang ingin mengenal dasar pemrograman sambil bermain. Dengan metode blok yang mudah dipahami, kamu bisa langsung melihat hasil program yang kamu buat dalam bentuk gerakan robot. Selain melatih logika, kamu juga belajar cara menyusun instruksi secara berurutan dan membuat program lebih interaktif. Semakin sering kamu berlatih, semakin mahir kamu dalam menyusun kode dan memahami konsep dasar coding.
Baca Juga: MIT App Inventor untuk Belajar Coding Dasar yang Seru
Jika kamu membutuhkan perangkat yang optimal untuk menggunakan VEXcode, Advan WorkPro adalah pilihan yang pas. Laptop ini menawarkan performa cepat dengan prosesor mumpuni dan kapasitas RAM besar yang cocok untuk menjalankan berbagai aplikasi coding, termasuk VEXcode. Layarnya yang jernih dan tampilan grafisnya yang tajam akan membantumu melihat detail program dengan nyaman. Selain itu, baterainya yang tahan lama memastikan kamu bisa belajar atau bekerja tanpa gangguan. Temukan Advan WorkPro di advan.id dan rasakan pengalaman belajar coding yang lebih seru dan produktif.***
Editor: Andik Chefasa