Advan – MIT App Inventor telah lama menjadi salah satu platform terbaik untuk siapa saja yang ingin belajar membuat aplikasi mobile tanpa harus memiliki keahlian coding yang rumit. Dengan antarmuka yang sederhana dan intuitif, MIT App Inventor sangat populer di kalangan pembuat aplikasi Android pemula. Tapi, bagaimana dengan iOS? Apakah MIT App Inventor juga bisa digunakan untuk membuat aplikasi iPhone atau iPad?
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang kompatibilitas tantangan yang ada, serta bagaimana kamu bisa memanfaatkannya untuk membuat aplikasi lintas platform. Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Apakah MIT App Inventor Bisa Digunakan untuk iOS?
Jawabannya adalah bisa, tapi ada beberapa batasan. MIT App Inventor, yang awalnya dirancang untuk Android, sekarang sudah mendukung pengembangan aplikasi untuk iOS. Meski dukungan ini masih relatif baru dan dalam tahap perkembangan, kamu tetap bisa membuat aplikasi sederhana yang bisa dijalankan di perangkat iOS.
1. Pengembangan
Ini berarti fitur-fitur untuk iOS belum sekompleks yang ada untuk Android. Kamu bisa membuat aplikasi dan mengujinya di perangkat iOS dengan bantuan MIT App Inventor Companion, yang bisa diakses melalui TestFlight—platform pengujian aplikasi milik Apple. Meskipun begitu, beberapa komponen mungkin tidak berfungsi dengan sempurna, jadi kamu perlu melakukan pengujian menyeluruh.
2. Aplikasi iOS Masih Butuh Uji Coba Ekstra
Saat kamu membuat aplikasi, ada beberapa langkah tambahan yang harus kamu lakukan. Salah satunya adalah mendaftarkan diri ke Apple Developer Program, yang berbayar, agar aplikasi bisa diinstal di perangkat iOS. Selain itu, untuk publikasi ke App Store, prosesnya sedikit lebih kompleks dibandingkan dengan Android, karena memerlukan persetujuan Apple.
3. Fitur yang Tidak Sepenuhnya Berfungsi di iOS
Karena MIT App Inventor awalnya dirancang untuk Android, ada beberapa fitur yang belum berfungsi optimal di iOS. Misalnya, komponen-komponen yang bergantung pada layanan Google mungkin mengalami masalah. Jadi, kamu perlu menyesuaikan aplikasi yang dibuat agar lebih kompatibel dengan lingkungan iOS.
4. Keterbatasan dalam Mendistribusikan Aplikasi
Jika kamu ingin membagikan aplikasi buatanmu ke pengguna iOS, proses distribusinya tidak sepraktis di Android. Kamu harus menggunakan TestFlight untuk mendistribusikan aplikasi secara terbatas sebelum bisa dipublikasikan ke App Store. Jadi, ada beberapa langkah ekstra yang harus kamu siapkan sebelum aplikasi iOS buatan bisa digunakan secara luas.
5. Perbandingan
Secara umum, MIT App Inventor lebih matang untuk pengembangan aplikasi Android dibandingkan iOS. Fitur-fitur Android lebih lengkap, mulai dari integrasi Google hingga akses ke hardware ponsel. Sebaliknya, dukungan iOS di MIT App Inventor masih terbatas, meski sedang dikembangkan lebih lanjut. Jadi, jika kamu ingin aplikasi lintas platform yang sempurna, kamu mungkin perlu menyesuaikan ekspektasi.
6. Alternatif Lain untuk Pengembangan Aplikasi iOS
Jika kamu merasa MIT App Inventor masih kurang memadai untuk kebutuhan iOS, ada beberapa alternatif platform lain yang lebih canggih seperti Flutter, React Native, atau Xcode. Platform ini memungkinkan kamu untuk membuat aplikasi dengan fitur yang lebih kompleks, meskipun tentu saja membutuhkan lebih banyak pengetahuan teknis dibandingkan MIT App Inventor.
Baca Juga: Cara Membuat Aplikasi Kalkulator dengan MIT App Inventor
MIT App Inventor memang bisa digunakan untuk membuat aplikasi iOS, tapi dengan beberapa batasan. Dukungan iOS yang masih dalam tahap beta membuat kamu perlu melakukan pengujian ekstra dan menyesuaikan aplikasi agar kompatibel. Jika kamu hanya ingin membuat aplikasi sederhana atau baru belajar pengembangan aplikasi, MIT App Inventor bisa jadi pilihan yang tepat untuk memulai, baik di Android maupun iOS.
Bangun Kreativitas dengan Advan All In One PC AIO OnePC AMD Ryzen 5
Untuk mendukung proses pengembangan aplikasi, kamu butuh perangkat yang kuat dan andal. Di sinilah Advan All In One PC AIO OnePC AMD Ryzen 5 5500 U hadir sebagai solusi tepat. Dengan prosesor AMD Ryzen 5 yang bertenaga, RAM 8GB, dan penyimpanan SSD 512GB, PC ini memungkinkan kamu menjalankan MIT App Inventor atau berbagai aplikasi pengembangan lainnya dengan lancar. Ditambah dengan Windows 11, kamu bisa mengoptimalkan produktivitas tanpa gangguan.
Advan AIO OnePC bukan hanya memberikan performa maksimal, tapi juga desain yang compact dan modern, menjadikannya pilihan ideal untuk ruangan kerja yang minimalis. Dengan perangkat ini, kamu bisa fokus mengembangkan aplikasi, menciptakan inovasi, dan membangun karier digital tanpa hambatan teknis. Satu perangkat untuk semua kebutuhan kreatif!***
Editor: Andik Chefasa