Advan – Pendidikan semakin berkembang dengan adanya teknologi, dan aplikasi pembelajaran kini menjadi alat penting yang bisa mempermudah proses belajar-mengajar. Kamu mungkin tertarik membuat aplikasi pembelajaran yang interaktif dan mudah digunakan oleh siswa. Untungnya, dengan menggunakan Thunkable, kamu tidak perlu menjadi seorang programmer untuk mewujudkannya. Platform ini menawarkan antarmuka drag-and-drop yang memudahkan pembuatan aplikasi tanpa pengetahuan coding yang mendalam. Membuat aplikasi pembelajaran dengan Thunkable sangat berguna bagi guru atau institusi pendidikan yang ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Aplikasi ini bisa menjadi solusi praktis untuk menyajikan materi pembelajaran secara modern. Kamu bisa menambahkan fitur-fitur penting seperti kuis, konten video, dan pelacakan kemajuan siswa dengan mudah di dalam aplikasi.
Lantas, bagaimana cara membuat aplikasi pembelajaran yang menarik di Thunkable? Berikut langkah-langkahnya:
1. Mulai dengan Membuat Proyek Baru di Thunkable
Langkah pertama tentu saja membuka Thunkable dan memulai proyek baru. Di dashboard, pilih opsi “Create New Project” dan beri nama sesuai dengan aplikasi pembelajaran yang ingin kamu buat. Setelah itu, kamu akan diarahkan ke workspace, di mana semua elemen aplikasi akan dirancang dan diatur.
Gunakan layout dasar seperti Column atau Row untuk menempatkan elemen-elemen visual seperti teks, gambar, atau tombol. Pengaturan ini akan menjadi kerangka awal aplikasi kamu.
2. Tambahkan Elemen Visual yang Menarik
Setelah membuat kerangka dasar, mulailah menambahkan elemen visual ke aplikasi. Kamu bisa menambahkan Label untuk judul atau deskripsi materi, Image untuk gambar ilustrasi, dan Button sebagai navigasi ke halaman berikutnya atau kuis.
Jangan lupa untuk mengatur warna, font, dan gambar sesuai dengan tema pendidikan yang kamu pilih. Thunkable memungkinkan menyesuaikan tampilan aplikasi agar lebih menarik dan relevan untuk siswa.
3. Buat Kuis Interaktif
Salah satu fitur penting dalam aplikasi pembelajaran adalah kuis. Di Thunkable, kamu bisa menambahkan kuis interaktif dengan Block Editor. Misalnya, buat pertanyaan dan jawaban menggunakan Text Input dan Buttons. Gunakan blok logika untuk menentukan apakah jawaban yang dipilih benar atau salah, dan berikan umpan balik kepada pengguna.
Dengan fitur kuis, kamu dapat meningkatkan interaksi pengguna sekaligus mengevaluasi pemahaman mereka terhadap materi yang disajikan.
Baca Juga: Panduan Membuat Aplikasi Peta Interaktif di Thunkable yang Menarik
4. Tambahkan Konten Video untuk Pembelajaran
Tidak hanya teks dan gambar, kamu juga bisa menambahkan konten video sebagai materi pembelajaran di aplikasi. Gunakan komponen Video di Thunkable untuk memasukkan video yang sudah diunggah di platform seperti YouTube atau Vimeo.
Penggunaan video bisa membuat pengalaman belajar lebih interaktif dan menyenangkan. Video memungkinkan kamu menjelaskan materi dengan lebih visual dan efektif.
5. Integrasikan Fitur Pelacakan Kemajuan
Untuk menambah nilai aplikasi pembelajaran, integrasikan fitur pelacakan kemajuan siswa. Kamu bisa menggunakan komponen Data Viewer untuk menyimpan dan menampilkan data, seperti skor kuis atau materi yang sudah dipelajari.
Dengan fitur ini, siswa bisa memonitor perkembangan mereka, sedangkan kamu bisa memberikan evaluasi yang lebih tepat dan terarah.
Membuat aplikasi pembelajaran menggunakan Thunkable ternyata tidak sesulit yang kamu bayangkan. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa membuat aplikasi yang interaktif dan menarik, baik untuk siswa maupun pengajar. Thunkable memberikan kemudahan melalui fitur drag-and-drop dan berbagai komponen yang bisa kamu gunakan tanpa harus menulis kode program.
Jika kamu mencari perangkat yang mampu mendukung proses kreatif dan pengembangan aplikasi secara efisien, Advan All In One PC AIO OnePC adalah pilihan yang tepat. Dengan layar besar 24 inci FHD yang mendukung akurasi warna 99% sRGB, kamu bisa merancang aplikasi dengan lebih nyaman dan detail. Selain itu, performa tinggi dari prosesor AMD Ryzen5 yang dilengkapi dengan RAM 8GB memastikan proses pembuatan aplikasi berjalan lancar, tanpa hambatan.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma