fitur login di aplikasi Thunkable

Advan – Membuat aplikasi yang memiliki fitur login adalah langkah penting jika kamu ingin membuat aplikasi yang lebih profesional dan aman. Fitur login memungkinkan pengguna memiliki akses pribadi dan menjaga data mereka tetap aman. Kamu bisa menambahkan fitur login di aplikasi Thunkable ini dengan mudah, bahkan jika kamu pemula.

Thunkable adalah platform yang memudahkan pengembangan aplikasi tanpa perlu menulis kode. Kamu hanya perlu menggunakan antarmuka drag-and-drop untuk menambahkan berbagai komponen, termasuk fitur login. Dengan fitur login, aplikasi kamu akan terasa lebih personal, karena pengguna harus masuk sebelum bisa mengakses konten utama.

Jika kamu baru di dunia pengembangan aplikasi atau Thunkable, jangan khawatir. Kamu bisa mengikuti beberapa langkah sederhana berikut untuk menambahkan fitur login di aplikasi Thunkable yang sedang kamu buat:

1. Buat Proyek Baru di Thunkable

Langkah pertama tentu saja adalah membuat proyek baru di Thunkable. Buka Thunkable dan klik opsi “Create New App.” Kamu bisa memberi nama aplikasi sesuai kebutuhan, misalnya “Aplikasi dengan Login.”

Setelah proyek dibuat, kamu akan masuk ke workspace Thunkable. Di sini, kamu bisa mulai menambahkan komponen login seperti input teks untuk username dan password. Buat antarmuka login yang sederhana namun fungsional.

2. Tambahkan Komponen Input Teks

Untuk login, kamu memerlukan komponen Text Input agar pengguna bisa memasukkan username dan password. Kamu bisa menambahkan dua input teks: satu untuk username dan satu lagi untuk password. Jangan lupa untuk mengatur tipe input password agar teks yang dimasukkan tidak terlihat.

Kamu juga bisa menambahkan label untuk setiap input teks, seperti “Username” dan “Password.” Ini akan membantu pengguna mengerti fungsi masing-masing input, membuat antarmuka lebih intuitif.

3. Tambahkan Tombol Login

Setelah menambahkan komponen input teks, langkah berikutnya adalah menambahkan Button untuk login. Pengguna akan mengklik tombol ini setelah memasukkan username dan password. Kamu bisa menempatkan tombol login di bawah input teks agar antarmuka terlihat rapi.

Tombol login ini harus dihubungkan dengan blok logika di Thunkable, sehingga ketika tombol ditekan, aplikasi akan memvalidasi username dan password yang dimasukkan pengguna.

Baca Juga: Simak, Cara Membuat Aplikasi Pembelajaran dengan Thunkable untuk Pendidikan

4. Atur Logika Validasi

Untuk memastikan hanya pengguna yang terdaftar yang bisa masuk, kamu perlu menambahkan logika validasi. Gunakan blok Control dan Logic di Thunkable untuk memeriksa apakah username dan password yang dimasukkan sesuai dengan data yang tersimpan di database.

Jika username dan password benar, kamu bisa mengatur aplikasi untuk membuka halaman baru atau memberikan akses ke fitur lain. Jika salah, tampilkan pesan error yang jelas agar pengguna tahu ada kesalahan.

5. Uji dan Sempurnakan Aplikasi

Setelah semua komponen dan logika login ditambahkan, langkah terakhir adalah menguji aplikasi kamu. Klik “Live Test” di Thunkable untuk mencoba fitur login. Pastikan semua input teks, tombol, dan logika bekerja dengan baik.

Jika ada masalah atau kesalahan dalam proses login, periksa kembali logika yang kamu buat. Setelah aplikasi berfungsi dengan baik, kamu bisa melanjutkan dengan memperbaiki tampilan atau menambahkan fitur lainnya.

Menambahkan fitur login di aplikasi Thunkable tidaklah sulit jika kamu mengikuti langkah-langkah yang tepat. Dengan fitur login, aplikasi kamu akan lebih aman dan profesional, serta memberikan pengalaman yang lebih personal bagi pengguna. Mulai dari membuat proyek baru hingga mengatur logika validasi, semua langkah ini bisa kamu selesaikan dengan mudah di Thunkable.

Untuk mendukung proses pembuatan aplikasi yang lebih efisien, Advan All In One PC AIO OnePC adalah perangkat yang sangat cocok digunakan. Dengan desain kompak dan spesifikasi gahar, perangkat ini memungkinkan kamu bekerja dengan nyaman dan cepat. Layarnya yang besar dan tajam juga membuat tampilan antarmuka Thunkable lebih mudah diakses, sementara daya rendahnya membantu menghemat listrik selama berjam-jam bekerja.***

 

Editor: Mahfida Ustadhatul Umma

Arfin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *