upload aplikasi Thunkable ke Play store

Advan – Membuat aplikasi dengan Thunkable adalah proses yang menyenangkan dan intuitif. Platform ini memungkinkan kamu membuat aplikasi mobile tanpa harus memiliki keterampilan coding yang mendalam. Namun, setelah aplikasi selesai, tantangan berikutnya adalah cara upload aplikasi Thunkable ke Play Store agar dapat diakses oleh pengguna Android di seluruh dunia.

Jika ini pertama kalinya kamu mengupload aplikasi ke Play Store, mungkin terdengar rumit. Jangan khawatir! Artikel ini akan memandu kamu melalui langkah-langkah yang jelas dan mudah diikuti. Yuk, kita mulai dari awal!

Langkah-Langkah Sebelum Upload Aplikasi Thunkable ke Play Store

Sebelum memulai proses upload, kamu perlu menyiapkan beberapa hal penting terlebih dahulu. Hal-hal ini akan membantu memperlancar proses pengunggahan aplikasi dan memastikan semuanya sesuai dengan pedoman Google Play.

Pertama, pastikan aplikasi kamu sudah benar-benar siap. Periksa apakah tidak ada bug atau kesalahan teknis yang bisa mengganggu pengalaman pengguna. Setelah itu, buatlah akun Google Play Developer, karena tanpa akun ini, kamu tidak bisa mempublikasikan aplikasi di Play Store.

1. Buat Akun Google Play Developer

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mendaftarkan akun Google Play Developer. Akun ini diperlukan untuk mempublikasikan aplikasi di Play Store. Kamu bisa membuatnya dengan mudah melalui situs Google Play Console.

Proses pendaftaran akun melibatkan beberapa langkah seperti mengisi informasi pribadi dan membayar biaya pendaftaran satu kali. Setelah akun terverifikasi, kamu bisa langsung mengakses dashboard dan mulai meng-upload aplikasi.

2. Siapkan Aplikasi yang Siap Dipublikasikan

Setelah akun siap, pastikan aplikasi kamu telah siap sepenuhnya. Kamu bisa memulai dengan membuat file APK atau AAB dari Thunkable. Pastikan juga bahwa aplikasi tidak memiliki bug atau error yang bisa memengaruhi performa.

File APK atau AAB ini merupakan format aplikasi Android yang akan diunggah ke Play Store. Untuk menghasilkan file tersebut, kamu bisa menggunakan fitur export di Thunkable dan memilih opsi untuk mengekspor ke Android.

3. Isi Metadata Aplikasi

Sebelum kamu bisa upload aplikasi, kamu harus mengisi metadata yang dibutuhkan. Metadata aplikasi mencakup nama aplikasi, deskripsi, kategori, dan ikon aplikasi. Pastikan semua informasi yang kamu masukkan akurat dan sesuai pedoman Play Store.

Selain itu, tambahkan juga screenshot aplikasi dan video demo jika memungkinkan. Ini membantu calon pengguna memahami aplikasi sebelum mengunduhnya. Ingat, visual yang menarik bisa meningkatkan jumlah unduhan.

Baca Juga: Panduan Lengkap Menggunakan Database Firebase di Aplikasi Thunkable

4. Tentukan Harga atau Pilihan Monetisasi

Selanjutnya, kamu harus memutuskan apakah aplikasi kamu akan digratiskan atau berbayar. Jika kamu ingin memonetisasi aplikasi, kamu bisa mengaktifkan opsi in-app purchases atau menambahkan iklan ke dalam aplikasi.

Jika kamu memilih untuk membuat aplikasi berbayar, tentukan harganya secara bijak. Lakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui berapa harga yang tepat di pasaran, sehingga aplikasi kamu tetap kompetitif.

5. Review dan Submit Aplikasi

Setelah semua informasi lengkap, lakukan review ulang terhadap aplikasi sebelum submit. Periksa kembali apakah semua syarat dan ketentuan Google Play Store telah dipenuhi, dan pastikan aplikasi tidak melanggar kebijakan Google.

Setelah yakin, kamu bisa men-submit aplikasi untuk diproses oleh tim Google. Biasanya, butuh waktu beberapa hari hingga aplikasi disetujui dan muncul di Play Store. Jadi, pastikan kamu mengunggah aplikasi jauh sebelum tenggat waktu yang ditargetkan.

Meng-upload aplikasi dari Thunkable ke Play Store mungkin tampak sulit pada awalnya, tetapi dengan mengikuti langkah-langkah yang jelas dan sistematis, kamu bisa melakukannya dengan mudah. Dari membuat akun developer hingga mengisi metadata, setiap langkah sangat penting untuk memastikan aplikasi siap diunduh oleh banyak pengguna.

Jika kamu membutuhkan perangkat yang andal untuk membuat dan mengupload aplikasi, Laptop Advan Workpro adalah pilihan tepat. Ditenagai oleh Intel Celeron atau Pentium processor, laptop ini menawarkan kinerja yang cukup untuk menjalankan aplikasi pengembangan dengan lancar.

Dengan harga yang terjangkau dan desain yang ringan, Advan Workpro sangat cocok untuk kamu yang sering bekerja secara mobile. Laptop ini juga dilengkapi dengan eMMC atau SSD storage, memastikan kecepatan dan efisiensi selama proses kerja.***

 

Editor: Mahfida Ustadhatul Umma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *