Advan – Thunkable adalah platform no-code yang memungkinkan siapa saja membuat aplikasi mobile dengan mudah. Meskipun tidak memerlukan kemampuan coding, kamu tetap perlu memperhatikan performa aplikasi kamu. Aplikasi yang lambat atau sering crash bisa membuat pengguna kecewa dan meninggalkannya. Untuk itu, mengoptimalkan performa aplikasi di Thunkable adalah hal yang sangat penting.
Apakah kamu merasa aplikasi yang kamu buat di Thunkable tidak berjalan dengan lancar? Jangan khawatir! Ada beberapa tips dan trik yang bisa kamu coba untuk mengoptimalkan performa aplikasi agar lebih cepat, stabil, dan responsif.
Memahami Dasar Optimasi di Thunkable
Sebelum melangkah lebih jauh, penting bagi kamu untuk memahami bagaimana Thunkable bekerja di belakang layar. Thunkable menggunakan komponen visual yang mudah diatur, tapi setiap komponen ini memakan memori. Semakin banyak komponen yang digunakan, semakin berat aplikasi berjalan.
Langkah pertama dalam optimasi adalah menyadari bahwa setiap elemen di aplikasi mempengaruhi performa secara langsung. Dari desain hingga interaksi, semuanya perlu dipertimbangkan untuk menjaga aplikasi tetap ringan dan cepat.
1. Kurangi Jumlah Komponen yang Tidak Diperlukan
Salah satu cara terbaik untuk mengoptimalkan performa aplikasi di Thunkable adalah dengan mengurangi jumlah komponen yang kamu gunakan. Terlalu banyak komponen di satu layar bisa membuat aplikasi jadi lambat.
Cobalah untuk mengelompokkan elemen yang mirip dan hindari penggunaan elemen yang tidak perlu. Misalnya, jika kamu bisa menggunakan satu gambar besar daripada beberapa gambar kecil, lakukan itu untuk mengurangi beban aplikasi.
2. Gunakan Gambar dengan Ukuran yang Sesuai
Gambar adalah salah satu komponen yang paling memakan ruang di aplikasi. Pastikan kamu menggunakan gambar dengan ukuran yang sesuai untuk menjaga aplikasi tetap ringan.
Jangan lupa untuk mengompres gambar sebelum diunggah ke aplikasi. Gambar dengan resolusi yang terlalu tinggi bisa membuat aplikasi jadi lambat. Selain itu, pilih format gambar yang lebih ringan seperti JPEG atau WebP.
3. Batasi Blok Kode dan Fungsi
Thunkable memungkinkan kamu membuat berbagai fungsi dan logika aplikasi dengan menggunakan blok kode. Namun, semakin banyak blok kode yang kamu tambahkan, semakin berat aplikasi akan berjalan.
Cobalah untuk menyederhanakan logika dan blok kode yang kamu gunakan. Hindari menambahkan blok yang berlebihan, dan pastikan setiap fungsi berjalan dengan efisien. Jika memungkinkan, gabungkan fungsi-fungsi yang mirip agar aplikasi tidak terbebani.
Baca Juga: Panduan Menggunakan Aplikasi Shopify untuk Dropshipping
4. Manfaatkan Penyimpanan Cloud
Jika aplikasi kamu membutuhkan banyak data, sebaiknya jangan menyimpan semuanya di perangkat pengguna. Thunkable mendukung integrasi dengan penyimpanan cloud seperti Firebase, yang memungkinkan aplikasi mengakses data dengan cepat tanpa mempengaruhi kinerja perangkat.
Dengan menyimpan data di cloud, kamu juga bisa memastikan bahwa aplikasi tetap ringan dan pengguna tidak perlu khawatir tentang ruang penyimpanan yang penuh.
5. Uji Aplikasi Secara Berkala
Uji coba adalah kunci untuk menjaga performa aplikasi tetap optimal. Kamu harus menguji aplikasi kamu secara berkala selama proses pengembangan, dan setelah selesai, untuk memastikan bahwa tidak ada masalah kinerja.
Thunkable menyediakan alat untuk menguji aplikasi di berbagai perangkat. Cobalah aplikasi di berbagai jenis ponsel dengan spesifikasi yang berbeda-beda untuk melihat bagaimana performanya. Dari sini, kamu bisa memperbaiki masalah sebelum pengguna melaporkan bug.
Pantau Penggunaan Memori dan CPU
Mengoptimalkan performa aplikasi tidak hanya tentang bagaimana tampilannya, tapi juga bagaimana aplikasi kamu menggunakan sumber daya perangkat. Pastikan kamu memantau penggunaan memori dan CPU aplikasi kamu, terutama jika aplikasi menjalankan proses berat.
Mengoptimalkan aplikasi di Thunkable tidaklah sulit asalkan kamu memperhatikan beberapa faktor penting seperti penggunaan komponen, gambar, dan logika yang efisien. Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa membuat aplikasi yang berjalan cepat dan stabil di berbagai perangkat.
Jika kamu sedang mencari perangkat yang mendukung produktivitas dan pengembangan aplikasi, Laptop Advan AI Gen bisa menjadi pilihan tepat. Dengan prosesor AMD Ryzen 7 8845HS dan RAM 16GB, laptop ini memberikan kinerja tinggi yang cocok untuk multitasking dan tugas berat.
Penyimpanan SSD 512GB juga memastikan aplikasi berjalan lancar tanpa hambatan. Laptop ini bisa menjadi partner ideal untuk pengembangan aplikasi di Thunkable dan berbagai kebutuhan komputasi lainnya.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma