Mengatur inventaris produk

Advan – Mengatur inventaris produk di toko online adalah salah satu aspek penting dalam menjaga bisnis tetap berjalan lancar. Shopify, platform e-commerce yang populer, menyediakan berbagai fitur untuk membantu kamu mengatur stok produk secara efektif. Dengan sistem yang terintegrasi, kamu dapat melacak, mengelola, dan mengatur stok produk secara real-time.

Namun, banyak pengguna Shopify yang mungkin belum memahami cara memanfaatkan fitur inventaris ini secara optimal. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah mudah untuk mengatur inventaris produk di Shopify agar kamu bisa menjaga alur stok produk tetap rapi. Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Mengapa Inventaris Produk di Shopify Itu Penting?

Mengatur inventaris produk yang baik sangat krusial untuk menjaga kelancaran bisnis kamu. Dengan mengelola inventaris secara tepat, kamu bisa menghindari overstock atau kehabisan barang, yang dapat berdampak buruk pada pengalaman pelanggan.

Shopify menyediakan fitur yang memudahkan pengelolaan stok tanpa perlu memantau secara manual. Ini membantu kamu tetap fokus pada pengembangan bisnis, tanpa khawatir masalah logistik.

1. Mengaktifkan Pelacakan Inventaris

Langkah pertama dalam mengelola inventaris di Shopify adalah dengan mengaktifkan pelacakan stok. Fitur ini memungkinkan kamu untuk melacak jumlah barang secara otomatis berdasarkan penjualan.

Setelah pelacakan diaktifkan, kamu bisa memasukkan jumlah stok awal yang tersedia. Setiap kali produk terjual, Shopify akan mengurangi stok secara otomatis, sehingga kamu selalu tahu kapan saatnya restock.

2. Mengatur Variasi Produk

Beberapa produk mungkin memiliki variasi, seperti warna atau ukuran. Shopify memudahkan kamu untuk mengelola variasi ini tanpa perlu membuat listing produk yang terpisah.

Dengan fitur variasi produk, kamu bisa menetapkan jumlah stok yang berbeda untuk setiap varian. Ini sangat berguna untuk bisnis yang menjual produk dengan banyak pilihan, seperti pakaian atau sepatu.

3. Menetapkan Notifikasi untuk Restock

Untuk menghindari kehabisan stok, Shopify memungkinkan kamu menetapkan notifikasi restock. Dengan fitur ini, kamu akan mendapatkan peringatan ketika stok produk hampir habis.

Notifikasi ini bisa diatur berdasarkan jumlah minimal stok yang kamu tentukan. Dengan begitu, kamu bisa segera memesan ulang produk dari supplier sebelum stok benar-benar habis.

Baca Juga: Coba Ikuti! Panduan Mengoptimalkan Kecepatan Website di Shopify

4. Menambahkan SKU dan Barcode

SKU (Stock Keeping Unit) dan barcode sangat membantu dalam mengelola inventaris, terutama jika kamu memiliki banyak produk. Shopify memungkinkan kamu menambahkan SKU dan barcode pada setiap produk yang kamu jual.

Dengan menambahkan SKU dan barcode, kamu bisa dengan mudah melacak produk saat melakukan audit stok atau integrasi dengan sistem logistik lainnya. Ini juga membantu mempercepat proses pengecekan stok.

5. Melakukan Sinkronisasi dengan Aplikasi Pihak Ketiga

Shopify juga mendukung integrasi dengan aplikasi pihak ketiga yang bisa membantu kamu mengelola inventaris lebih efisien. Aplikasi ini dapat membantu mengotomatiskan proses restock atau bahkan menghubungkan kamu langsung dengan supplier.

Sinkronisasi ini penting jika kamu mengelola banyak produk atau bekerja sama dengan beberapa supplier. Dengan aplikasi tambahan, kamu bisa lebih fokus pada pemasaran dan penjualan.

Menjaga Kelancaran Stok Produk

Mengelola inventaris produk di Shopify membutuhkan kedisiplinan dan sistem yang teratur. Pastikan kamu selalu mengecek stok secara berkala dan memperbarui data jika ada perubahan. Hal ini akan membantu menghindari kesalahan, seperti overstock atau kekurangan barang.

Mengatur inventaris produk di Shopify bisa dilakukan dengan mudah jika kamu memanfaatkan fitur yang tersedia. Dari pelacakan stok hingga notifikasi restock, semuanya bisa diatur dengan beberapa klik. Pastikan kamu selalu memonitor stok secara berkala untuk menjaga kelancaran bisnis.

Untuk mengelola bisnis online dengan lancar, kamu membutuhkan perangkat yang mendukung performa tinggi. Salah satu rekomendasi terbaik adalah Laptop Advan Pixelwar. Ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 5 6600H dan GPU AMD Radeon RX 6500M, laptop ini mampu menjalankan berbagai aplikasi berat, termasuk sistem inventaris dan e-commerce, dengan mulus. Dengan RAM 16GB dan penyimpanan SSD 512GB, kamu bisa bekerja cepat tanpa khawatir lemot. Laptop ini juga dirancang untuk multitasking, cocok untuk kamu yang ingin menjaga alur bisnis tetap lancar.***

 

Editor: Mahfida Ustadhatul Umma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *