Advan – Ketika berbicara tentang perangkat lunak bebas dan terbuka, kamu mungkin pernah mendengar istilah GPL atau General Public License. GPL adalah salah satu lisensi open-source yang paling populer di dunia. Lisensi ini memastikan bahwa siapa pun dapat menggunakan, memodifikasi, dan mendistribusikan perangkat lunak tanpa biaya, sekaligus menjaga kebebasan untuk berbagi dan berkolaborasi. Software dengan lisensi GPL memiliki manfaat besar bagi banyak orang, mulai dari pengembang hingga pengguna akhir. Dengan lisensi ini, setiap orang bebas untuk mengembangkan dan meningkatkan perangkat lunak. Banyak software dengan lisensi GPL yang sangat populer dan digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Berikut ini adalah beberapa contoh software dengan lisensi GPL yang perlu kamu ketahui:
1. GNU Compiler Collection (GCC)
GCC adalah salah satu compiler yang sangat terkenal dan digunakan oleh banyak pengembang di seluruh dunia. Compiler ini mendukung berbagai bahasa pemrograman seperti C, C++, dan banyak lainnya. Lisensi GPL yang dimilikinya memungkinkan para pengembang untuk menyesuaikan dan mengoptimalkan compiler sesuai dengan kebutuhan.
Selain itu, GCC juga menyediakan dukungan lintas platform, yang artinya kamu bisa menggunakan software ini di berbagai sistem operasi. Dengan fleksibilitas yang ditawarkan, GCC menjadi pilihan utama banyak pengembang untuk melakukan kompilasi program.
2. WordPress
WordPress adalah salah satu sistem manajemen konten (CMS) paling populer di dunia, dan memiliki lisensi GPL. Dengan lisensi ini, pengguna bebas untuk memodifikasi, membagikan, dan menggunakan kode sumber WordPress sesuai kebutuhan mereka. Inilah alasan mengapa WordPress memiliki komunitas yang sangat besar dan beragam.
Lisensi GPL juga memungkinkan para pengembang membuat plugin dan tema untuk WordPress, yang dapat didistribusikan secara bebas. Hal ini menjadikan WordPress fleksibel dan sangat customizable untuk berbagai jenis situs web.
Baca Juga: Pengertian Lisensi Software Shareware dan Fungsinya
3. GIMP (GNU Image Manipulation Program)
GIMP adalah software pengolah gambar open-source yang sering dijadikan alternatif dari Photoshop. Dengan lisensi GPL, GIMP bisa digunakan, dimodifikasi, dan dibagikan oleh siapa saja. Ini memberikan keleluasaan bagi kamu untuk mengedit dan menyesuaikan fitur yang ada sesuai kebutuhan.
GIMP juga mendukung berbagai format file gambar dan memiliki banyak plugin yang dikembangkan oleh komunitas. Dengan berbagai fiturnya, GIMP menjadi solusi praktis bagi yang memerlukan software editing gambar secara gratis.
4. Linux
Linux adalah contoh sistem operasi dengan lisensi GPL yang memungkinkan siapa saja untuk mengakses kode sumbernya. Dengan menggunakan lisensi ini, Linux dapat dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas oleh siapa saja. Inilah alasan mengapa terdapat banyak distribusi Linux yang berbeda-beda.
Komunitas Linux juga sangat aktif dalam memberikan kontribusi dan meningkatkan fungsionalitas sistem operasi ini. Hal ini menjadikan Linux tidak hanya populer di kalangan pengembang, tetapi juga digunakan untuk berbagai kebutuhan server dan perangkat lainnya.
5. LibreOffice
LibreOffice adalah software pengolah dokumen yang bersifat open-source, dengan lisensi GPL yang memungkinkan pengguna bebas menggunakan dan memodifikasi kode sumbernya. Software ini menawarkan berbagai fitur yang mirip dengan Microsoft Office, seperti pengolah kata, spreadsheet, dan presentasi.
Selain itu, LibreOffice dapat digunakan secara gratis dan diinstal pada berbagai platform, termasuk Windows, macOS, dan Linux. Dengan dukungan komunitas yang kuat, LibreOffice terus berkembang dan menjadi pilihan bagi yang ingin menggunakan software office tanpa biaya lisensi.
Software dengan lisensi GPL memberikan banyak manfaat, terutama dalam hal fleksibilitas dan kebebasan untuk memodifikasi serta mendistribusikan. Beberapa contoh software yang menggunakan lisensi ini seperti GCC, WordPress, GIMP, Linux, dan LibreOffice adalah bukti nyata bagaimana lisensi GPL memberikan dampak positif bagi dunia teknologi.
Untuk memaksimalkan produktivitas dalam mengelola dan memodifikasi software open-source, kamu bisa menggunakan ADVAN Laptop 360 Stylus 2in1 Touchscreen. Laptop ini dilengkapi dengan layar sentuh yang memudahkan interaksi dan stylus untuk editing yang lebih detail. Fitur layar yang bisa diputar 360 derajat juga memungkinkan penggunaan yang lebih fleksibel, terutama ketika kamu sedang mengembangkan atau memodifikasi kode menggunakan software berlisensi GPL.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma