Advan – Drone telah menjadi alat yang sangat populer untuk membuat video sinematik. Namun, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pengguna drone, terutama yang masih baru. Dalam artikel ini, kamu akan belajar kesalahan-kesalahan yang harus dihindari agar hasil videomu lebih keren dan profesional.
1. Tidak Mengecek Baterai Drone Sebelum Terbang
Salah satu kesalahan paling umum adalah lupa mengecek daya baterai sebelum menerbangkan drone. Kamu pasti nggak mau drone tiba-tiba mati di udara, kan? Selalu pastikan baterai drone terisi penuh sebelum digunakan. Selain itu, bawa baterai cadangan saat syuting di luar ruangan untuk mengantisipasi durasi terbang yang lebih lama dari rencana.
Kamu juga bisa menggunakan laptop yang powerful seperti ADVAN Laptop Workplus untuk memastikan semua file rekaman dari drone tersimpan dengan baik dan cepat diproses.
2. Terbang di Area dengan Sinyal GPS Buruk
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menerbangkan drone di area dengan sinyal GPS yang buruk. Drone membutuhkan sinyal GPS yang kuat untuk stabil terbang dan navigasi. Jika sinyalnya lemah, drone bisa sulit dikendalikan atau bahkan hilang.
Cek selalu status sinyal GPS sebelum lepas kamus, terutama jika kamu berada di lokasi seperti pegunungan atau gedung tinggi yang dapat menghalangi sinyal.
3. Mengabaikan Aturan Penerbangan Drone
Beberapa pengguna drone cenderung mengabaikan aturan penerbangan drone yang ada di lokasi mereka. Setiap negara atau daerah memiliki regulasi yang berbeda terkait penggunaan drone, terutama di area publik atau dekat bandara.
Kesalahan seperti menerbangkan drone terlalu tinggi, terlalu dekat dengan kerumunan orang, atau di zona terlarang bisa berujung pada denda atau masalah hukum. Jadi, selalu pastikan kamu mematuhi aturan setempat sebelum menerbangkan drone.
4. Kamera Drone Tidak Diatur dengan Benar
Mendapatkan hasil video yang maksimal tidak hanya tergantung pada kemampuan terbang drone, tapi juga pada pengaturan kamera. Banyak pengguna yang lupa mengatur resolusi, framerate, dan setting lainnya sesuai kondisi pencahayaan di lapangan.
Pastikan kamu selalu mengecek pengaturan kamera sebelum memulai perekaman, agar video yang dihasilkan jernih dan sesuai ekspektasi. Punya laptop dengan performa mumpuni seperti ADVAN Laptop Workplus juga penting untuk memudahkan proses editing dan rendering videomu nanti.
Baca Juga: Cara Menggunakan Drone untuk Pembuatan Video Penjualan Properti
5. Terbang Terlalu Cepat atau Lambat
Kecepatan terbang drone sangat mempengaruhi hasil video. Terbang terlalu cepat bisa membuat video terlihat goyah dan tidak stabil, sementara terbang terlalu lambat bisa bikin hasil video terasa membosankan. Idealnya, kamu harus berlatih menyesuaikan kecepatan terbang drone dengan jenis shot yang kamu inginkan.
Sebaiknya luangkan waktu untuk berlatih kontrol kecepatan dan coba berbagai manuver hingga kamu merasa nyaman. Dengan begitu, hasil videomu akan terlihat lebih mulus dan dinamis.
6. Tidak Menghindari Cuaca Buruk
Drone sangat sensitif terhadap kondisi cuaca. Terbang di cuaca buruk seperti hujan, angin kencang, atau kabut bisa menyebabkan kerusakan pada drone dan mengganggu stabilitas penerbangan. Sayangnya, masih banyak yang nekat menerbangkan drone di cuaca yang tidak mendukung hanya karena ingin menangkap momen tertentu.
Selalu periksa prakiraan cuaca sebelum memutuskan untuk terbang, dan hindari cuaca yang bisa merusak peralatanmu. Jika cuaca tidak mendukung, lebih baik tunda syuting sampai kondisinya lebih baik.
7. Tidak Menggunakan Filter Lensa
Penggunaan filter lensa bisa meningkatkan kualitas visual video yang kamu buat. Namun, banyak pengguna drone yang mengabaikan pentingnya filter ini. Filter seperti ND (Neutral Density) atau polarizer dapat membantu mengurangi glare dan menyeimbangkan pencahayaan, terutama saat syuting di kondisi terang.
Dengan filter yang tepat, video yang dihasilkan akan terlihat lebih halus dan enak dilihat. Jadi, jangan ragu untuk berinvestasi pada aksesoris seperti filter lensa ini.
8. Mengabaikan Latihan dan Persiapan
Pengguna drone, terutama yang masih baru, sering merasa terlalu percaya diri dan langsung terbang tanpa latihan terlebih dahulu. Padahal, menguasai drone butuh waktu dan latihan yang konsisten. Kesalahan manuver sederhana saja bisa berujung pada kecelakaan atau drone jatuh.
Sebelum melakukan penerbangan di lokasi syuting, luangkan waktu untuk berlatih di area yang aman. Semakin kamu terbiasa dengan kontrol drone, semakin lancar hasil video yang kamu buat. Dengan memahami dan menghindari kesalahan-kesalahan ini, kamu bisa meningkatkan kualitas video drone yang kamu hasilkan dantentunya menghindari kerugian yang tidak perlu. Jangan lupa, setelah merekam videomu, proses editing juga penting. Gunakan laptop yang memiliki spesifikasi tinggi seperti ADVAN Laptop Workplus untuk mempermudah editing dan rendering video drone dengan cepat dan efisien.
Terbanglah dengan cerdas, patuhi aturan, dan pastikan semua alatmu dalam kondisi siap agar hasil videomu semakin keren!***
Editor: Andik Chefasa