Advan – Scrum, sebuah kerangka kerja agile yang populer, telah mengubah cara banyak organisasi mengelola proyek, terutama dalam pengembangan perangkat lunak. Namun, apa sebenarnya Scrum itu? Dan apa saja prinsip-prinsip yang mendasarinya? Mari kita bahas lebih lanjut.
Scrum sering digambarkan sebagai sebuah kerangka kerja lightweight, iterative, dan incremental untuk mengembangkan dan mengelola kompleksitas produk. Singkatnya, Scrum adalah sebuah metode untuk memecahkan masalah yang kompleks dan menghasilkan produk dengan nilai tinggi secara berkelanjutan.
Dalam Scrum, proyek dibagi menjadi beberapa sprint, yaitu periode waktu yang singkat (biasanya 2-4 minggu) di mana tim bekerja untuk menyelesaikan satu set fitur atau fungsionalitas tertentu. Setiap sprint diawali dengan perencanaan, diikuti oleh pelaksanaan, dan diakhiri dengan tinjauan dan retrospektif.
Prinsip-prinsip Dasar Scrum
Scrum didasarkan pada tiga pilar utama dan lima nilai.
Tiga Pilar Scrum:
- Transparansi: Semua aspek dari pekerjaan harus terlihat dan mudah dipahami oleh semua anggota tim dan stakeholder.
- Inspeksi: Tim secara teratur memeriksa pekerjaan yang telah dilakukan dan hasil yang dicapai.
- Adaptasi: Jika diperlukan, tim harus siap untuk membuat perubahan pada rencana atau proses kerja.
Lima Nilai Scrum:
- Komitmen: Anggota tim berkomitmen untuk mencapai tujuan sprint.
- Keberanian: Tim berani mengambil risiko dan mencoba hal-hal baru.
- Fokus: Tim fokus pada pekerjaan yang sedang dilakukan dan menghindari gangguan.
- Terbuka: Tim terbuka terhadap perubahan dan umpan balik.
- Hormat: Anggota tim saling menghormati dan menghargai.
Peran dalam Scrum
Dalam sebuah tim Scrum, terdapat beberapa peran penting:
- Product Owner: Orang yang mewakili stakeholder dan memiliki visi produk secara keseluruhan.
- Scrum Master: Fasilitator yang memastikan tim mengikuti proses Scrum dan menghilangkan hambatan.
- Development Team: Tim yang bertanggung jawab untuk membangun produk.
Baca juga Perbedaan Scrum dan Agile
Proses Scrum
Secara garis besar, proses Scrum terdiri dari beberapa tahapan:
- Product Backlog: Daftar semua fitur atau fungsionalitas yang diinginkan dalam produk.
- Sprint Planning: Menentukan fitur mana yang akan dikerjakan dalam sprint berikutnya.
- Daily Scrum: Pertemuan singkat setiap hari untuk menyinkronkan pekerjaan.
- Sprint Review: Presentasi hasil kerja sprint kepada stakeholder.
- Sprint Retrospective: Evaluasi kinerja tim dan mencari cara untuk meningkatkan proses.
Manfaat Menggunakan Scrum
- Peningkatan Produktivitas: Scrum membantu tim untuk fokus pada pekerjaan yang paling penting dan menghindari pemborosan waktu.
- Kualitas Produk yang Lebih Baik: Dengan melakukan tinjauan dan retrospektif secara teratur, tim dapat mengidentifikasi dan memperbaiki masalah lebih cepat.
- Fleksibilitas: Scrum memungkinkan tim untuk beradaptasi dengan perubahan dengan cepat.
- Peningkatan Keterlibatan Tim: Scrum mendorong kolaborasi dan komunikasi yang baik di antara anggota tim.
Scrum adalah sebuah kerangka kerja yang sangat efektif untuk mengelola proyek yang kompleks dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Dengan memahami prinsip-prinsip dasar dan mengikuti proses Scrum, tim dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih efisien dan efektif.
Ingin meningkatkan produktivitas tim Anda dan mempercepat waktu pengembangan? Laptop Advan AI Gen dengan prosesor yang powerful dan storage yang luas dapat menjadi solusi ideal. Dukung tim Anda untuk bekerja lebih efisien dan inovatif. Dengan performa yang handal, Anda dapat mewujudkan ide-ide inovatif dan membawa bisnis Anda ke level berikutnya. Nikmati pengalaman komputasi yang seamless dan menyenangkan dengan layar berkualitas tinggi dan desain ergonomis dari laptop Advan AI Gen. Dapatkan hasil maksimal dari setiap proyek.***
Editor : Adita Febriyanti