Advan – Salah satu fitur yang sangat dibutuhkan saat mendesain adalah pengaturan resolusi gambar, dan cara mengatur resolusi gambar di InDesign sangat mudah. Dalam aplikasi ini, tak hanya bisa mengatur resolusi gambar saja, melainkan juga lebih banyak hal menarik lainnya.

Penggunaan software InDesign dalam dunia publikasi dan desain grafis memungkinkan pengguna untuk mengatur berbagai aspek dalam proses desain, termasuk resolusi gambar.

Resolusi gambar merupakan faktor penting karena mempengaruhi kualitas output akhir, baik cetakan maupun digital. Di dalam artikel ini, kamu akan mempelajari cara-cara efektif untuk mengatur resolusi gambar menggunakan InDesign.

Apa itu Resolusi Gambar dan Bagaimana Mengaturnya?

Sebelum memulai, penting untuk memahami konsep dasar tentang resolusi gambar. Resolusi mengacu pada jumlah detail yang terdapat dalam gambar per unit area. Biasanya diukur dalam dpi (dots per inch) untuk cetakan atau ppi (pixels per inch) untuk tampilan digital.

Semakin tinggi resolusinya, semakin banyak detail yang dapat ditampilkan, namun juga akan mempengaruhi ukuran file dan kinerja aplikasi.

Silahkan ikuti langkah mudah di bawah ini untuk mengatur resolusi gambarmu dengan InDesign:

Persiapan Gambar Sebelum Dimasukkan ke InDesign

Sebelum memasukkan gambar ke dalam dokumen InDesign, pastikan gambar memiliki resolusi yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Untuk cetakan, umumnya direkomendasikan resolusi 300 dpi agar gambar terlihat tajam dan jelas saat dicetak.

Untuk tampilan digital, 72 ppi sudah cukup, namun untuk layar dengan resolusi tinggi atau cetak digital, bisa dipertimbangkan untuk meningkatkan resolusinya.

Menyisipkan Gambar ke dalam Dokumen InDesign

Ketika menyisipkan gambar, pastikan untuk memilih opsi yang sesuai dengan resolusi yang diinginkan. InDesign memiliki opsi untuk mengatur resolusi gambar saat memasukkannya ke dalam layout.

Kamu dapat mengatur opsi ini melalui menu “File” > “Place” dan pilih gambar yang akan dimasukkan. Di jendela dialog “Place”, pastikan untuk memeriksa resolusi gambar sebelum mengonfirmasi penempatannya.

 Mengatur Resolusi Gambar yang Sudah Ada di InDesign

Jika kamu perlu mengatur ulang resolusi gambar yang sudah ada di dalam dokumen InDesign, kamu dapat melakukannya dengan mengubah preferensi dokumen atau mengubah pengaturan gambar secara langsung.

Untuk mengubah preferensi dokumen, pergi ke menu “File” > “Document Setup” dan atur preferensi resolusi di bagian relevan.

Untuk mengubah resolusi gambar yang sudah ada, klik kanan pada gambar dan pilih “Display Performance” > “High Quality Display” untuk melihat gambar dengan resolusi maksimal yang tersedia.

Baca juga: Cara Mengatur Layer di Adobe InDesign

Memantau Ukuran File dan Kualitas Gambar

Selama bekerja dengan gambar di InDesign, penting untuk memantau ukuran file dan kualitas gambar. Gambar dengan resolusi terlalu rendah dapat terlihat buram atau pecah ketika dicetak atau ditampilkan dalam resolusi tinggi.

Sebaliknya, gambar dengan resolusi terlalu tinggi dapat membuat ukuran file dokumen menjadi besar, yang mungkin mempengaruhi kinerja dan waktu load.

Ekspor dan Cetak Dokumen dengan Resolusi Optimal

Setelah menyelesaikan layout dan mengatur resolusi gambar dengan baik, pastikan untuk mengekspor atau mencetak dokumen dengan pengaturan resolusi yang optimal sesuai dengan kebutuhan akhir.

Pilih opsi ekspor yang sesuai untuk cetakan atau digital, dan perhatikan setting resolusi yang disarankan oleh penyedia layanan cetak atau platform digital yang akan digunakan.

Dengan memahami dan mengimplementasikan langkah-langkah di atas, kamu dapat mengatur resolusi gambar secara efektif dalam proyek menggunakan InDesign.

Langkah ini tidak hanya memastikan kualitas visual yang baik tetapi juga meningkatkan profesionalisme dan kesan keseluruhan dari desain yang kamu buat. Hal ini tentu bisa membantumu meningkatkan value di mata klien, dan meningkatkan penghasilanmu juga jika kamu menjadikan editing maupun desain sebagai seorang freelancer.

Editing menjadi jauh lebih mudah jika menggunakan perangkat yang canggih dan tangguh, misalnya saja Advan 360 Stylus.

Perangkat dengan layar touchscreen 14.1 inch, layar 360 derajat sudut pandang yang bisa kamu sesuaikan sesuka hati. Aktivitas editing dan desain grafis pun lebih maksimal .

Berkat adanya prosesornya Intel Core i3 dengan GPU Intel UHD. RAM 8 GB SSD 256 GB, semua hasil karyamu bisa disimpan tanpa perlu memori tambahan.

Untuk informasi yang lebih lengkap, kamu bisa baca di sini. ***

Editor: Sabila J. Firda

Nuniek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *